Dikutip dari suarakupangfm.com, Dalam upaya peningkatan kapasitas pemerintah daerah berupa peningkatan inovasi dan daya saing potensi daerah, maka Pemkot Kupang melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) menyelenggaran kegiatan kajian Sistem Inovasi Daerah (SIDa). Seminar kerjasama akademisi dari Universitas Kristen Artha Wacana Kupang dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas Walikota Kupang, Johanna E. Lisapaly, SH.,M.Si, Kamis (3/11) di Hotel Swissbell Inn Kupang.

Sistem Inovasi daerah (SIDa) sendiri merupakan interaksi secara koheren dalam suatu sistem untuk menumbuh-kembangkan inovasi yang dilakukan pemerintah dan stakeholder di daerah dengan tujuan tercapainya daya saing daerah dan kesejahteraan masyarakat. Demikian disampaikan pejabat dari Balitbang Kota Kupang pada saat pembukaan kegiatan. Dikatakan, dalam pelaksanaan SIDa sinkronisasi, harmonisasi, dan sinergi di tingkat nasional dan daerah merupakan hal yang penting dan mutlak. Selain itu penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam pemanfaatan potensi daerah merupakan sisi penting yang tidak boleh diabaikan.

Disampaikan tujuan seminar dilakukan yaitu menyamakan persepsi, memberikan petunjuk rambu dan sinyal dalam menyusun program dan kegiatan agar tidak terjadi tumpang tindih antar stakeholder pelaksana SIDa serta memberikan informasi strategis penguatan SIDa guna kelancaran dan keterpaduan upaya mencapai visi, misi, sasaran dan tujuan. Peserta seminar terdiri dari ketua dewan riset daerah Kota Kupang, Tim pakar SIDa, pimpinan SKPD kota kupang yang merupakan Tim SIDa kota kupang, pelaku usaha, Kepala Lembaga Penilitian (Lemlit) Undana, Lemlit Unika Widya Mandira, Lemlit Unkris Artha Wacana dan Lemlit Poltekes Kupang.

Plt Walikota Kupang menyampaikan bahwa masalah pokok dalam pembangunan daerah adalah bagaimana pemerintah daerah mengeluarkan kebijakan pembangunan yang berdasarkan pada kebutuhan daerah dengan menggunakan potensi sumber daya manusia, kelembagaan dan karakteristik lokal. Sehingga menurutnya, pemerintah berupaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pemerintah daerah melalui penguatan sistem inovasi daerah.

Plt. Walikota berpesan agar semua elemen dapat kerja keras, kerja cerdas dan kerja tuntas dengan melakukan inventarisasi permasalahan baik mengenai pemerintahan, ekonomi pembangunan serta sosial kemasyarakatan untuk dikaji dan ditemukan solusi penyelesaiannya demi kesejahteraan masyarakat Kota Kupang. Menghakhiri sambutannya, Plt. Walikota berharap agar Badan Litbang bukan hanya sekedar melakukan penelitian, tapi ikut serta terlibat langsung dalam menciptakan ruang untuk mengimplementasikan hasil penelitian yang mendukung kegiatan pembangunan berbasis daya saing.

Add comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *